Posted by : Damhca Tahxton

http://damhcathaxton.blogspot.com/2015/05/menarik-mereka-bisa-saling-memahami.html

Hal ini begitu menyatu dalam jiwa sang tokoh utama, Uzumaki Naruto. Terlahir sebagai seorang anak yang menyimpan kekuatan monster mengerikan, ia pun dikucilkan oleh lingkungannya. Ia pun menemukan seseorang yang merasakan kesepian seperti dirinya, Sasuke Uchiha. Keluarganya mati dibunuh oleh kakak dari Sasuke Uchiha sendiri yaitu Itachi Uchiha.
Tak lama kemudian, mereka telah memasuki sekolah ninja, Sasuke yang pendiam dan dingin begitu dipuja oleh teman-temannya. Sedangkan Naruto yang begitu hiperaktif justru tak mendapat perhatian. Naruto pun menyimpan perasaan iri terhadap Sasuke. Hingga akhirnya mereka bersama Sakura Haruno menjadi satu kelompok di bawah bimbingan Kakashi Hatake.
Pada jalan ceritanya, Naruto memang sangat sering berkelahi dengan Sasuke. Mereka selalu bersaing, meski dapat dikatakan bahwa Sasuke selalu menang atas Naruto. Akan tetapi sikap Naruto yang tak mau kalah membuat persaingan mereka tak pernah berhenti.
Namun dibalik kehidupan mereka yang penuh persaingan, timbul persahabatan dalam hati mereka. Persahabatan yang timbul karena adanya perasaan saling mengakui.
“Aku tahu kau selalu sendirian.. Aku merasa senang mengetahui ada seseorang sepertiku … aku ingin bergaul denganmu. Untuk beberapa alasan, itu membuatku senang! Tapi aku tidak bisa … aku cemburu dengan kemampuanmu , jadi aku ingin merubahmu menjadi saingan. Aku ingin menjadi sepertimu, dan aku terus mengejarmu, ingin menjadi sama kuat, sama cool. aku benar-benar senang bertemu denganmu!” (Naruto to Sasuke)
Perasaan saling mengakui yang membuat persahabatan begitu berarti, yang merubah persahabatan menjadi sebuah keharusan tuk dilindungi. Karena dengan persahabatan Naruto keluar dari kesendiriannya.
Rasa sakit itu tidak menyenangkan, bukan begitu? … rasa sakit karena sendirian. aku tahu perasaan itu, aku sudah di sana, di tempat gelap dan kesepian, tapi sekarang ada yang lain, orang lain yang sangat berarti bagiku.. Aku lebih peduli tentang mereka daripada yang aku lakukan sendiri, dan akan aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti mereka. Itu sebabnya aku tidak akan menyerah, Aku akan menghentikanmu, bahkan jika aku harus membunuhmu! Mereka menemukanku dari dalam kesendirianku, mereka menyelamatkan aku dari kesepianku, mereka adalah orang pertama yang menerimaku sebagai diriku sendiri.. Karena aku dan mereka berteman” (Naruto to Gaara)
Akhirnya Sasuke pun berpindah haluan, ia keluar dengan Konoha dan bergabung dengan Orochimaru yang merupakan musuh Konoha. Naruto pun berjanji kepada Sakura untuk menahan Sasuke. Hingga Naruto dan teman-temannya berusaha menghadang Sasuke. Akan tetapi Naruto tak mampu menghentikannya. Naruto kalah oleh Sasuke. Naruto pun memperbaharui janjinya untuk membawa Sasuke pulang.
Tahun demi tahun pun bergulir. Beberapa kali Naruto bertemu dengan Sasuke, akan tetapi ia selalu kalah dan gagal membawa Sasuke pulang. Meski begitu tekadnya tetap kuat untuk membawa Sasuke kembali.
“Saya tidak peduli siapa yang harus aku lawan … Jika dia merobek lenganku, aku akan menendangnya sampai mati. Jika ia merobek kakiku, aku akan menggigitnya sampai mati. Jika dia merobek kepalaku, aku akan menatapnya hingga mati. Dan jika ia membutakan mataku, aku akan mengutuknya sampai mati … Bahkan jika aku tercabik-cabik … aku akan menemukan cara untuk mengambil Sasuke ” (Naruto to Sai)
Dan setiap kali ia bertemu kembali dengan Sakura maka ia hanya bisa tersenyum dan berjanji akan menepati janjinya.
Senyuman merupakan jalan keluar termudah dari situasi sulit” (Sakura to Sai, tentang senyuman Naruto)
Sedangkan Sakura hanya bisa bersedih. Ia yang sejak pertama mengenal Sasuke telah jatuh hati, hanya bisa berharap Sasuke mampu mengerti perasaanya.
“Aku mencintaimu dengan sepenuh hatiku! … Jika kamu tinggal di sini denganku, tidak akan ada penyesalan … karena setiap hari kita akan melakukan sesuatu, kita akan bahagia Aku bersumpah! … Aku akan melakukan apa pun untukmu! … Aku ingin kita hidup bersama! (Sakura to Sasuke)
Naruto tak pernah menyerah untuk menghentikan Sasuke yang telah merubah ambisinya untuk menghancurkan Konoha sebagai balas dendam atas kakaknya. Ia selalu bersikeras untuk berusaha menghentikan Sasuke dengan baik-baik.
“Naruto … sudah terlambat, kamu tidak bisa mengatakan akan mengubahku! Aku akan membunuhmu dan setiap orang terakhir di desamu yang kamu cintai! Waktunya untuk membuat pilihan! Bunuh aku dan menjadi seorang pahlawan , atau mati di tanganku dan menjadi salah satu dari korbanku!” (Sasuke to Naruto)
“Jika kamu menyerang Konoha , aku akan harus memerangi kamu … Jadi simpan kebencianmu dan berikan semuanya padaku, Aku satu-satunya yang dapat menerimanya! Ini satu-satunya hal yang bisa kulakukan! Aku akan berbagi kebencian denganmu dan mati denganmu!! Karena aku dan kamu adalah teman!” (Naruto to Sasuke)

Ambilah contoh yang baiknya, tak usah pedulikan yang buruknya.

Sumber : Tak Jelas !!

{ 4 komentar... read them below or Comment }

Kalau mau backlink harus sama komentarnya, jangan cuma teks linknya aja :P Jangan jadi silent reader doang. Ayo tinggalkan komentarnya, karena blog ini tidak ada apa-apanya tanpa komentar dari kalian.

- Copyright © Damhca Thaxton - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -