Posted by : Damhca Tahxton

Penyebab Sakit Hati Yang Berdampak Negatif

Penyebab Sakit Hati Yang Berdampak Negatif,- Begitulah remaja mengekspresikan dirinya bila mengalami patah hati terlebih lagi jika dia sedang mengalami masa remaja.
Patah hati adalah suatu emotional yang mendalam yang sering dialami semua orang ketika orang tersebut mengalami kehilangan, diasingkan, perceraian atau ditolak oleh seseorang yang dia sukai. Sedih adalah salah satu dari patah hati, walau seseorang sering mengalami hal tersebut, tetapi biasanya tidak ada dampak fisik yang merusak karena patah hati, namun untuk sebagian orang mengalami sakit jantung mendalam bila mengalami hal tersebut, adapun sakit secara emotional yang cenderung trauma berkepanjangan.
Manusia terkadang tidak menyadari dengan hal yang dia rasakan dalam hal patah hati atau mencintai. Salah satu contoh dapat diambil dari kisah seorang pria yang mencintai wanita selama 6 tahun tanpa dia sadari. Freud mengutarakan dalam bukunya ” kita harus menyadari esensi terhadap emosi, namun kita juga bisa saja tidak merasakan perasaan yang sedang kita miliki”
Manusia terkadang mengutarakan bahwa patah hati itu hal yang sakit, tetapi logikanya patah hati timbul dari hati, hati menyampaikan pada otak, dan otak menyampaikan pada tubuh terhadap rasa perih. Itulah mitos patah hati itu sakit.

Dampak Psikologis

1. Grieving process
Dimana yang sedang patah hati mengalami perubahan prilaku, daya pandang, pola berfikir, dan sebagainya. Hal ini dikarenakan ketidakstabilan emotional yang dia alami yang disebut “Galau”
2. Depresi
Dalam tahap selanjutnya, penderita mengalami depresi dimana dia merasakan ketidak mampuan, kesia-siaan, hal yang tidak berguna, frustasi, penyesalan yang mendalam. Hati yang berusaha menerima keadaan tidak menerima keadaan tersebut. Tingkat kedepresian beraneka ragam, karena hal yang lebih parah patah hati dapat menyebabkan kematian karena shock mengalami kehilangan seseorang secara mendadak. Tanpa ada gejala-gejala seperti penyakit, hal ini yang musti dicegah bagi semua orang yang rentan mengalami depresi tinggi.
3. Penolakan
Pada proses ini, penderita biasa tidak menerima keadaan, penolakan yang teramat sangat dan ada keinginan untuk mengubah suatu keadaan dibarengi dengan halusinasi dan khayalan tingkat tinggi. Pada proses ini, penderita harus lebih menyadari diri sendiri dan membentuk diri menjadi seseorang yang lebih lapang dada, karena hal seperti ini akan terjadi pada semua orang. Dan harus dihindari bila fikiran menolak dengan keadaan, diusahakan untuk melakukan penenangan diri dengan cara sendiri.
4. Penerimaan
Bila k3 proses diatas dapat diterima dengan pasrah, penderita akan mengalami rasa akan kesadaran diri dan menerima keadaan yang sedang terjadi. Jika orang tersebut ingin lebih berkembang, kemungkinan hasil dari patah hati akan membentuk pengembangan diri menjadi lebih baik. Tetapi bila ketidak fahaman penderita tentang patah hati buntu, ada kemungkinan dia terbawa arus negatif.

Dampak Negatif

1. Naik asam lambung
Sebagian akan mengalami stress ketika kehilangan seseorang yang disayang dan akan lupa segala hal, hal ini dapat memicu naiknya asam lambung
2. Otak
Ketika mengalami patah hati, ada bagian otak yang bernama secondarry somatosensory kortex. Akibatnya yang mengalami patah hati akan mengalami gejala ketidaknyamanan, pegal, letih akibat respon dari otak tersebut.
3. Sistem Kekebalan tubuh melemah
Sistem imun akan melemah karena stress atau depresi, susah tidur salah satu pemicu kurangnya proses kekebalan tubuh, sehingga organ tubuh tidak meregenerasi secara maksimal, hasilnya tubuh akan mudah mengalami kelemahan dan mudah sakit.
4. Gangguan hormonal
Ketika seseorang mengalami patah hati, maka sistem hormon akan meningkat, akibatnya adrenalin tidak bisa terkontol, terjadi penyumbatan pada aliran darah tidak hanya itu, hal ini juga dapat menyebabkan kulit lebih gampang mengalami jerawat.
5. Kerontokan rambut
Stress dan depresi salah satu terjadi kerontokan rambut, hal ini karena otak selalu berfikir kritis, lebih baik melakukan pencegahan daripada pengobatan, hal kronis bisa terjadi kerontokan lebih lama dan mengalami kebotakan.
Solsusinya adalah kita harus bisa menyikapinya dengan benar, itu tergantung kemampuan individu seseorang dan tergantung kedewasaan dari kecerdasaan individu tersebut untuk menghadapi masalah seperti ini.
Individu yang baik akan mudah sekali memaafkan dan menerimanya sehingga semua masalah dapat mudah dilupakan, tapi terkadang ada beberapa alasan tertentu yang sulit untuk diterima meski bisa dimaafkan. Seperti halnya adalah ketika orang tersebut dikhianati oleh sahabat dekatnya yang sudah sangat dipercayainya, untuk menerima kenyataan seperti itu tidak mudah dan butuh waktu lama untuk bisa menerimanya. Bahkan ada sebagian orang yang berakhir dengan dendam kebencian, maka sudah jelas kalau apapun akan terjadi pada diri manusia.
Solusi terbaik agar tidak timbul rasa kebencian dan dendam adalah dengan bisa memahami setiap manusia dengan cara merasakan rasa sakit yang sama, dengan demikian manusia akan paham dan bisa saling menerima.
Sumber : Damhca Thaxton

{ 2 komentar... read them below or Comment }

Kalau mau backlink harus sama komentarnya, jangan cuma teks linknya aja :P Jangan jadi silent reader doang. Ayo tinggalkan komentarnya, karena blog ini tidak ada apa-apanya tanpa komentar dari kalian.

- Copyright © Damhca Thaxton - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -